Quality Time bareng Teh Tarik Cantik

by - Mei 05, 2023


Warning!
Tulisan ini bakalan sedikit "belepotan" dan banyak gambar absurd tapi informatif, mudah2an... 

Halo gengs~
Gimana kabarnya usai libur lebaran? Cukup puas bukan dengan waktu liburnya untuk kumpul bareng keluarga, sahabat dan juga kekasih hati cieelah yang punya kekasih yang ga punya ga usah sedih, kekasihmu mungkin lagi di (imagi)nation yang lain :P :3 ga ding, juskid doang ygy ๐Ÿ˜

Mau ada atau engga kekasih, mudah-mudahan kalian senantiasa diberi kesehatan dan juga kebahagiaan sederhana yang bisa ditemukan dari sudut manapun. Lagipula kebahagiaan itu kita sendiri yang menciptakan, ga mungkin dapat give away. Sorry, canda (lg) ga lucu pula ๐Ÿ’ค

Anyway, aku mau berbagi cerita tentang kegiatan jalan-jalanku yang kalau zaman sekarang itu dikenal dengan staycation, hiyaaaa. Maunya sih vacation gitu kan yaa ke luar provinsi terutama di luar sumatera, tapi apalah daya kita masih anak korporat, rakjel dan belum (jadi) sultan. Ini aja udah bersyukur banget bisa ketemu sama dua orang yang dulu keberadaannya sama sekali tidak saling anggap wkkwkw syedii... Btw,ini tuh merupakan staycation pertamaku dan tentunya bareng kedua sobiku dari geng Teh Tarik Cantik. Background story dulu nih ya, jadi awalnya kita bertiga ini tu sama-sama punya circle sendiri-sendiri. Kita sebut aja "geng" ya, meskipun kesannya kok kayak belagu banget sok geng-gengan haha. Aku dengan geng gang buntu (kebetulan lokasi kosku nama gangnya itu gang buntu), Esti dengan gengnya, gatau apa namanya dan juga si Nisak yang tipenya social butterfly dimana-mana ada aja circle ni anak jadi ga heran kalau lingkaran pertemanan Nisak yang cukup luas di tiap fakultas pasti ada aja temannya. Sebetulnya masing-masing kami ini punya lingkaran yang saling berkaitan. Tapi, kayaknya banyak kerjaan banget gak sih ngurusi gituan. Praktikum pas kuliah aja laporannya ga kelar-kelar geh. Padahal bakal berguna banget kalau jaringan pertemanan itu punya faedah luar biasa terutama ketika mau cari kerja. Meskipun punya circle sendiri-sendiri kami masih menjalin hubungan baik kok dengan circle lainnya. Karena menjalin silaturahmi itu kunci biar luas rezeki, panjang umur, banyak bersyukur dan sebagainya. Hingga saat ini yang betul-betul bertahan itu kadang satu, dua atau tiga pokoknya mau bertahan atau engga tetaplah menjalin silaturahmi dengan baik๐Ÿ˜‰

Okay lanjut mengenai terbentuknya si TTC ini. Suatu hari, qodarullah kita bertiga dipertemukan di sebuah kampus bernama Universitas Sriwijaya... Pertemuan kami sebenarnya sudah terjadi sejak mahasiswa baru. Kami sama-sama satu jurusan, satu angkatan dan satu kelas juga. Tapi, baru menyadari kalau mereka "ada" di tahun 2018. Saat itu sedang hectic-hecticnya kita praktikum, eh aku yang pengen jalan-jalan ke Jawa ketemu dengan mereka yang juga punya keinginan sama! Kami yang sangat sok ambis untuk kegiatan kayak gitu tapi IPK ga cumlaude, kecuali Esti ๐Ÿ™ˆ, masih aja maunya jalan-jalan. Tahun 2018 saat itu ada kegiatan himpunan jurusan tanah skala nasional dari Universitas Padjajaran, Bandung. Karena saat itu Era sebagai ketua divisi prestasi ngasih tau ada kesempatan buat ikut kegiatan ini dan kebetulan kita bertiga tertarik kita pun coba untuk mengajukan proposal kegiatan beserta dana menuju ke sana. Alhamdulillah, selang waktu satu bulan kurang lebih proposal kita diterima! Yaudah sejak saat itu kami menjadi dekat dan sering tukar cerita, kekesalan, ghibah masa depan (yang ternyata kejadian buat staycation ini) serta tak luput juga kegiatan debat terutama aku sama Nisak. Bukan hal aneh kalau kami debat hanya masalah sepele dan pastinya kalau bestie-an bertiga, yang satunya bakal jadi penengah. Tapi si Esti ini justru jadi penengah tapi dia diem bodo amat, kecuali kalau dah kesel, waduh ngeri cuy~ kakak taekwondo, ga ada lawan lho:D.

Aku gak tau ya, tulisanku ini rapi atau engga yang pasti aku merasa kayaknya belepotan banget. Kalau ada salah ketik atau ambigu boleh komen di bawah biar rame ni blog, sepi banget deh. Maklum aja, alur cerita terbentuknya nama Teh Tarik Cantik ini betul-betul absurd, guys. Kita dulu waktu zaman kuliah, suka nongkrong di kantin pada tiga waktu ini : ketika makan siang, kelas kosong dan sebelum pulang ke kosan. Tapi ga jarang pagi-pagi pas mau nunggu dosen pembimbing, dah nongkrong aja di kantin:). 

dokumentasi tahun 2019/2020 seingetku, pas ngantin di faperta unsri

Waktu itu, karena dah siang mana laper, haus dan bingung mau mesen minuman apa, eh Nisak bilang ada minuman bernama teh tarik sachet, katanya itu enak, yaudah aku dan Esti ngikut soalnya panas banget Layo biar cepet gitu loh, sejak saat itu setiap ngantin ujuk2 dateng pasti si ketua (read:nisak) selalu bilang gini,

"Yuk, biaso es atau Te, biaso es."

Karena tante kantin hapal minuman favorit kita bertiga akhirnya dikasih deh julukan, 

"Nah, ini pesenan teh tarik cantik." 

Gatau kenapa dikasih label cantik, ujungnya. (PD banget sumpah, yaaaa gapapa kan perempuan wajar dong cantik #tsahhh pembelaannya bukan main, yang ga suka let's sing : you insecure don't know what for ๐ŸŽค(???) lah kok nyanyi. Tetaplah merendah, gengs๐Ÿ˜‰).

Kurang lebih gitu ya gengs awal mula julukan Teh Tarik Cantik terbentuk. Ga ada yang istimewa sih, tapi bagiku sangat memorable. Karena sejak Teh Tarik Cantik terbentuk pasti ada campur tangan Allah dan Allah berikan banyak cerita yang darinya aku bisa belajar banyak hal. Entah ketika penelitian tugas akhir jadi mudah, tempat bertukar pikiran jadi seru dan juga bisa patungan kalau mau jalan-jalan wkwkwk. Sebelumnya aku pernah cerita tentang geng miniku ini kalian bisa baca ke sini.

Qodarullah, kami juga sama-sama lulus bareng! Satu peminatan dan tentunya pembimbingku dan pembimbing mereka ga jauh beda, makanya selang beberapa minggu usai aku sidang, dilanjutkan ke Esti dan Nisak. Momen paling seru di waktu itu ketika mau ngurusin berkas untuk kelulusan dan dilancarkan banget sama Allah melalui bala bantuan mereka, karena mengurus dokumen kelulusan itu ribetnyaa maa sya Allah. Yaaaa semoga bride to be-nya nanti juga nular ๐Ÿ˜˜๐Ÿ‘…eh tapi perihal bride to be is not a competetion, gengs~ Siapa yang siap dan dah ada calonnya, gas aja lah. Kalau belum siap, jangan deh kan untuk seumur hidup jadi ga bisa sembarangan hiyaaa~ Semua pilihan ada konsekuensi tersendiri yang penting ikhlas menjalani, uhuyyyyy bahasa gue bijak banget ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜Ž.

Okay kayaknya, opening ini puanjang sangat! Sebelum masuk ke sesi sharing dari kegiatan selama staycation, aku mau kasih secuil tips yaa siapa tahu berguna buat kalian yang mau melakukan kegiatan serupa bisa klik di sini yaaa gengs. Btw, ini tu waktunya hanya satu hari dan satu malam, ga jauh dan emang ga lama. Malah kami geli sendiri kok kesannya kayak minggat dari rumah ๐Ÿ˜‚. Bedanya kami sudah punya izin orangtua. Maklum, strict parents can relate about keluar rumah sampe nginep :') meski umur dah hampir seperempat abad dan udah biasa ngekos. Tapi, tetep aja kudu izin dan direncanakan ygy~

Nah, sekarang aku cerita lagi yaaa, ngapain aja sih kita selama staycation? Yuk, disimak sampai habis!

Naik LRT menuju OPI Mall Jakabaring


Perjalanan kami dimulai dari rumah Nisak menuju LRT RSUD Palembang dengan menggunakan jasa taksi online. Kesempatan menggunakan promo jangan disia-siain meski budget lebih jadi bisa dialokasikan ke yang lain. Nah, kebetulan nih aplikasi taksi online lagi  banyak promo, lumayan banget kan. Sesampainya di stasiun LRT RSUD Palembang, kami memesan tiket seharga Rp5000/orang dan menuju lantai atas melalui lift. Lalu menunggu sekitar beberapa menit hingga kereta tiba dan kami segera masuk dengan tertib. Suasana di gerbong hari itu cukup ramai, gengs. Karena kami berada di waktu weekend jadi ga heran kalau isi kursi LRT ini rata-rata penuh. Perjalanan menggunakan LRT menuju Jakabaring memakan waktu kurang lebih 40 menit. Tiba di stasiun akhir yaitu DJKA Jakabaring, kami berjalan melalui jembatan yang panjang dan cukup melelahkan, mantapjiwa karena hari itu memang sangat cerah dan juga terik. Serius ini demi naik bombom car, ide si Esti. Meski panas menyengat, kami tetap semangat! Sayangnya, pake acara salah outfit pula, harusnya pake sneaker atau sepatu gitu, eh ini malah sendal dan flatshoes, kerasa banget pegel-pegel kakinyaaaa pas malem hari! 



Nyobain Main Bom-bom Car di GSG Gokart OPI Mall


Ngomongin soal bom-bom car yang mana ini tuh ide si Esti. Ternyata asik juga yaaaaa, gengs. Karena aku termasuk pengguna baru permainan ini, jadi agak kagok juga bingung. Kalau kata kang pegawainya cara mainnya itu hampir sama seperti mengendarai mobil matic (mikir keras, ah apa iya? aku aja blm bisa mengendarai mobil). Tapi, tenang gengs selama kalian main ini kalian bakalan didampingin sama pegawainya kok ga perlu takut nabrak soalnya aman dan kalian bakal diberi tahu sama pegawainya cara mengoperasikannya. Awalnya aku gugup takut ngerusakin ni barang, tapi ternyata lama-lama enjoy aja mainnya. Terutama Esti dan Nisak, udah macam ketemu mainan baru deh. 

Sayangnya, lokasinya itu kan di rooftop gedung OPI Mall, jadi beneran kerasa banget panasnya yang menyengat, jangan lupa pake sunblock yaaaa kalau ada sarung tangan lebih bagus lagi tuh, biar makin puas ga takut belang. Harga masuk ke sini sebesar Rp75.000. Cukup mahal juga sih kalau melihat fisik mobil-mobilannya, misalnya kesenggol dikit kena oli. Saranku hati-hati monmaap jangan pakai rok atau gamis yaaaa, sebaiknya jilbab diikat sebaik mungkin supaya ga nyangkut di bagian body mobilan ini. Atur aja senyaman kalian kalau biasa menutup dada, masih aman. Cuma yaa kemarin aku sayang-sayangan sama sepatuku, tapi syukurlah aman terkendali, gengs! Btw, meskipun kondisi fisiknya agak brutal tapi kami cukup puas karena pertama kali, pegawainya sigap ketika ada trouble dengan si mobil-mobilan apalagi panas terik loh, Sebelum kita main mobilannya, kita bakalan dikasih penutup kepala dan juga helm supaya safety๐Ÿ‘. Pinter-pinter aja ya milih helmnya, soalnya kalau ga pandai milih dapetnya yang bau rambut orang :')...




Makan Siang di Gerai Ayam Api๐Ÿ”ฅ๐Ÿ—๐Ÿฅ


Ini sebetulnya gak mau endorse tapi gatau ya karena aku suka aja nulis ginian, jadi aku selipin deh. Nah, berhubung kita-kita dah laper dan di OPI adanya Richeese Factory yang baunya pun menggugah selera, kita pun melipir ke gerai fast food ayam api ini๐Ÿ—๐Ÿฅ๐Ÿ”ฅ. Btw, harga masih sama yaaa ga ada bedanya. Rasanya juga sama aja sih seperti pertama kali nyoba, cuma karena aku punya pengalaman lidahku nyaris gosong gara-gara sering menyeruput minuman panas, alhasil tiap makan si ayam api ini rasanya ga nyaman banget, udah pedes, panas lagi. Tapi, ujung-ujungnya abis :) bawaan laper๐Ÿ™.

Check in Hotel, Yeay!

Poin utama dari staycation ini adalah nginep di hotel dan kalau dipikir-pikir persis banget kek minggat ya... Nah, setelah pulang dari OPI Mall kami segera menuju hotel untuk check in. Kita menginap di sebuah hotel yang paling dekat dengan PTC Mall. Tapi, tunggu dulu sahabat kita check in ini cuma mampir bentar  sekalian solat zuhur, touch and dress up tipis-tipis. Sumpah, sampai sini kaki dah kerasa mau lepas saking pegelnya.

Ke Foto Studio untuk Mengabadikan Momen

hasil cetak foto di Swafoto Studio Palembang

Termasuk dalam to do list juga, usai dari hotel kita bertiga menuju self photo studio yang terletak di Jl. Seduduk Putih belakang PTC Mall. Karena lokasinya termasuk hidden gem jadi harus jeli supaya ga nyasar, kebetulan studio fotonya mudah ditemukan karena ada plank yang terpasang di depan rumah. Kami memesan jasa studio foto ini sehari sebelum kesini melalui whatsapp, mengambil durasi waktu 15 menit dengan harga Rp150.000/dua orang karena kita bertiga nambah Rp40.000 itu sudah termasuk cetak foto dan file yang dikirim melalui gdrive, cukup affordable mengingat rata-rata harganya bisa 80rb ke atas. Apalagi studio ini meski kecil tapi nyaman, dingin karena dilengkapi AC, wangi dan juga homey banget. Pelayanannya ramah, toiletnya bersih dan luas serta aksesoris buat fotonya juga lucu-lucu hehe.

tampak depan studio foto


Btw, nama studionya itu Swafoto Studio Palembang. Studio foto ini menyediakan remote shutter  buat kita mengambil gambar, sehingga kita bisa bebas mau pose apa saja tanpa khawatir kikuk karena diliatin sama kang foto. Aku gak sempat mendokumentasikan suasana di dalam studio, soalnya dah terlalu menikmati momen.


ngeMall, Hunting Kado dan Makan Malam

Setelah puas foto cekrak cekrek dengan berbagai pose yang ternyata kalau diliat-liat gayanya kok ga ada yang beda ๐Ÿ˜† udah gapapa yang penting puas banget bisa foto di studio. Apalagi hasilnya juga bikin hati seneng, jadi kami pun bahagia banget bisa membawa pulang foto-foto tadi.
Okay setelah tiba di PTC Mall, kita langsung bubar sejenak untuk nyari kado. Bebas mau apa aja yang penting kado. Jujur selama di PTC Mall buat nyari kado, aku hampir tersesat di gedung seluas ini. Terakhir ke sini itu tahun 2021 jadi wajar kalau aku lupa dimana store yang biasanya jual pernak pernik atau barang-barang buat kado. 

Ketika sampai di lantai tiga kami bertiga menyebar ke store yang beda-beda, aku turun ke lantai dua. Pikirku, di sana akan menemukan barang-barang yang bagus ternyata salah, cuy. Karena dah biasa tersesat gini, aku pun bertanya ke mba-mba SPG Guardian. Syukurlah orangnya baik dan ramah jadi aku bisa tanya sejelas mungkin. Setelah diberi tahu tempat yang ku maksud, aku pun naik lagi ke lantai tiga dan menemukan store yang kucari. 

hasil hunting kado, dan tadaaa ini kado kita bertiga

Aku termasuk manusia yang sangat sulit membuat keputusan dalam memilih hadiah. Serius! Bahkan, bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya scroll online shop untuk mencari barang sebagai hadiah. Gampangnya kalau boleh milih aku lebih prefer untuk memberikan uang langsung, tapi rasanya udah beda kalau diberi kado berupa barang dan diberi uang. Apa yaaa, kurang berkesan aja gituloh. Jadi, emang butuh effort buat ngasih kado makanya aku salut ke orang yang jago kalau ngasih kado karena milih barang untuk kado ternyata ga mudah, bagiku xixixi.

Setelah selesai mencari kado, kita janjian kumpul di Baropi buat makan malam. Tips nge-grill di AYCE ni yaa, jangan ngambil nasi atau side dish kebanyakan. Kalau bisa gausah, soalnya itu yang bikin cepet kenyang jadinya kita kalap dan sayang banget kan kalau mau nge-daging malah kekenyangan oleh karbo semua. Makanya kami bertiga sama sekali ga ngambil nasi goreng dll, fokusnya cuma mau nge-daging dan lalapan doang. Alhasil, kami puas banget.

muka capek jalan-jalan dan kelaperan tapi senenggg

Back to Hotel, Tukeran Kado, Makan (lagi) dan Istirahat

Akhirnya setelah jalan-jalan seharian, bener-bener seharian kita pun pulang ke hotel dan segera bersih-bersih. Tunggu dulu, shay kalau lagi ngumpul sama sobi tu emang rasanya selalu kurang kalau ga sambil ngemil (dasar perempuannn, makan mulu ๐Ÿ˜„). Lagi-lagi, ni para cewe yang doyan makan pun mesen makanan lagi. Kali ini ditemani dengan pizza dan coca cola. Coca colanya spesial karena dibekalin sama mamah doi๐Ÿ˜ (makasih, mah๐Ÿ˜).

finally setelah sekian lamaaaa, akhirnyaa kita bisa kumpul lagi dengan hidangan yang agak "dewasa"

Sembari nyemal nyemil, kita pun tukeran kado. 
Bagian yang cukup bikin haru tapi mau ngakak juga. Gaktau ya, ga bisa sedih-sedihan kalau sama mereka tuh. Soalnya kocak sih tiap mau bikin kalimat yang agak melow mesti nahan ketawa wkwk. Udah bawaan pabrik kali ya, giliran pas sendirian pada doyan mellow-mellow. 
Btw, makasih ya gengs sudah bertahan menjadi sobiku selama hampir lima tahun ini. Yaaaa, kita tu sama-sama banyak kurangnya termasuk aku yang lemot banget kalau diajak ngobrol, kadang juga suka sok sibuk ga bisa ketemuan, hobi ngread pesan doang wkwkw tapi aku senang dan bahagia punya sahabat kayak kalian๐Ÿ’ (senggol Nisak Esti yang entah dibaca atau engga sampai akhir).

Setelah tukeran kado, bercerita cukup panjang ngalor ngidul sampe tengah malam, perut dah kenyang, kantuk pun datang hingga akhirnya kita terlelap menuju kepulauan yang paling tenang yaitu pulau kapuk ๐Ÿ’ค๐Ÿ’ค

Fiuhhhh...
Baiklah, akhirnya ya gengs, staycation versi Teh Tarik Cantik aku cukupkan sampai di sini dulu. Yaaaa, meski sangat singkat tapi bener-bener memorable karena lagi-lagi ini tuh sudah jadi dreamlist kita bertiga sejak kuliah. Sebenarnya masih banyak dreamlist geng mini-ku ini, tapi ya menyesuaikan kondisi terutama kondisi keuangan juga sih wkwkw. Kapan lagi kan mumpung masih muda, belum punya suami (kalau dah punya suami we have boundaries tentunya (Mudah2an suami2 kita kelak pengertian ya bisa kasih waktu buat quality time bareng sahabat, ga perlu sering, kadang-kadang aja lah๐Ÿ˜Aamiiin) pinggang masih oke, badan masih bugar jadi kumpul sama sahabat kalau bisa jangan dilewatkan. Siapa tahu ada rezeki lagi, bisa travelling lebih jauh yaaaa TTC-kuu...

Sekian cerita keseharian kita selama staycation satu hari dan satu malam. Banyak-banyak doa, rajin-rajin nabung geh biar bisa jalan-jalan lagi xixixi.

Mudah-mudahan tulisanku ini bermanfaat yaaa.
Sampai jumpa di postingan selanjutnya, gengs!

See you~
Cheers

LUV
ZF





You May Also Like

1 comments

  1. Masyaaallah tabarakaallah bangettt...
    Makin sayang dehhhhh ❤️
    Semoga segera muncul Next Junior Teh tarik cantik yaak nnti ๐Ÿคญ

    BalasHapus